-->
Pontianak Melawi Sanggau Sekadau Ketapang Bengkayang Landak Kubu Raya Kapuas Hulu Sintang Sambas
Tim Editor
Minggu, September 12, 2021, 4:42:00 PM WIB
Last Updated 2021-09-12T09:44:10Z
BeritaKalbarKankerPolisiSekadausosialYustina Dini

Dini Pasrah Menanti Uluran Tangan Dermawan, Ratusan PSHT Turun Ke Jalan Galang Dana


PSHT Galang Dana untuk Dini

BorneoTribun Sekadau, Kalbar Masyarakat peduli Sekadau kembali turun ke jalan melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban keluarga Yustina Dini (19) yang divonis menderita kanker pada kaki kiri.

Dimotori PSHT, aksi penggalangan dana terbagi dibeberapa titik yakni depan Koramil 15-1204 Jalan Rawak, Simpang Pasar Baru Jalan Sintang, Kawasan Tugu PKK, Jalan Irian, Pejalan keliling dari Tugu PKK kearah pasar Kapuas dan Pejalan kearah Kampung Tebal Desa Mungguk.

Tyo selaku koordinator lapangan penggalangan dana Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) mengatakan untuk aksi sosial kali ini menerjunkan kurang lebih seratus anggota.

"Semoga dengan aksi penggalangan dana ini dapat meringankan beban keluarga kita Yustina Dini," Ucapnya.

Begitu juga dengan Bhabinkamtibmas Desa Setawar, Bripka Agus PJ menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga besar PSHT yang telah membantu penggalangan dana untuk adik kita Yustina Dini.

"Saya mewakili kepolisian mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan PSHT bersama awak media. Mudah-mudahan sebagai ladang amal kita bersama," Ungkapnya.

Agus juga berencana selanjutnya akan menggandeng Club-club Motor yang ada dikabupaten sekadau.

Ist


Sekilas tentang Yustina Dini

Yustina Dini (19) buah hati ketiga dari pasangan Bakar Albinus dan Yuliana Ata yang beralamat di Rt 4/ RW 00 Sejaong, KM 13 Kayulapis, Dusun Setawar, Desa Setawar, Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalbar.

Keluarga tersebut juga termasuk salah satu keluarga tergolong kurang mampu dan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)

Menurut keterangan Bakar Albinus (Ayah-red) penderitaan Dini berawal sejak tiga tahun lalu saat masih dibangku kelas 3 SMP.

Dini juga pernah jatuh dari motor saat itu, tapi awalnya hanya berupa benjolan biasa. Setelah enam bulan kemudian, mulai terasa nyeri.

Sudah beberapa kali dibawa berobat, karena keterbatasan ekonomi hingga hanya berobat pada Mantri dan Bidan Puskesmas hingga di vonis Kanker berdasarkan hasil Rontgen.

Dini saat ini tercatat sebagai Siswi kelas 3 SMK Keling Kumang yang sedang mengikuti Magang dan harus putus dijalan karena penyakit yang dideritanya.

Dini kini hanya bisa terbaring pasrah menanti belas kasih uluran tangan dermawan supaya bisa mendapatkan penanganan medis yang intensif.

" Pernah ada perawat /tenaga medis yang memeriksa menyarankan untuk dirujuk ke RS di Pontianak," Ujar Bakar, Ayahnya.

"Sekarang kalau mau keluar harus dibopong (digendong)," Timpal Dini dengan nada lesu.

Reporter : R. Hermanto

iklan

Iklan

X

LOKASI MENU1

LOKASI MENU1


LOKASI MENU2

LOKASI MENU2.


LOKASI MENU3

LOKASI MENU3.


Iklan

Iklan