-->
Pontianak Melawi Sanggau Sekadau Ketapang Bengkayang Landak Kubu Raya Kapuas Hulu Sintang Sambas
Publisher
Rabu, Mei 19, 2021, 1:47:00 AM WIB
Last Updated 2021-05-18T19:49:44Z
AfghanistanAmerikaInternasionalMiliterMiliter AS

Pentagon: 13% Pasukan AS Sudah Ditarik dari Afghanistan

Pentagon: 13% Pasukan AS Sudah Ditarik dari Afghanistan
Tentara AS meninggalkan pangkalan militer AS di Bagram, utara Kabul, Afghanistan, 14 Juli 2011. (Foto: dok).

BorneoTribun Amerika -- Penarikan pasukan AS dari Afghanistan sudah mencapai antara 13 dan 20 persen, demikian dinyatakan oleh CentCom atau Komando Sentral Pentagon hari Selasa (18/5), sementara pihak militer AS berusaha memenuhi tenggat waktu penarikan September 2021.

Sejak Presiden Joe Biden memerintahkan penarikan itu pada April lalu, CentCom menyampaikan telah memindahkan peralatan militer yang setara dengan muatan 115 pesawat kargo C-17 terisi penuh dari negara itu dan juga menyerahkan lebih dari 5.000 peralatan militer kepada sebuah badan dari Pentagon untuk dimusnahkan.

CentCom juga menyerahkan lebih dari lima fasilitas militer kepada Kementerian Pertahanan Afghanistan, termasuk Lapangan Udara Kandahar di Afghanistan selatan, yang pernah menjadi pangkalan militer terbesar kedua di negara itu untuk pasukan AS.

Militer AS menolak untuk secara akurat mengungkapkan laju dan tanggal akhir penarikan itu guna “mempertahankan keamanan operasional” yang sedang berlangsung.

Departemen Pertahanan AS harus menarik 2.500 anggota dinas yang tersisa bersama 16.000 kontraktor sipil lainnya dari zona perang pada 11 September mendatang. Tanggal itu merupakan peringatan ke-20 serangan Al-Qaeda terhadap Amerika Serikat yang memicu invasi pimpinan AS ke negara Asia Selatan tersebut.

Pentagon mengirimkan beberapa pesawat pembom tambahan dan aset lainnya ke wilayah itu guna memastikan pasukan AS dan mitranya NATO tetap aman selama penarikan pasukan.

Penarikan itu tidak menghentikan serangan pemberontak Taliban terhadap pemerintah Afghanistan, sasaran militer dan sipilnya.

Akan tetapi pejabat AS menyatakan serangan itu tidak menghalangi penarikan pasukan. [mg/jm]

Oleh: VOA

iklan

Iklan

X

LOKASI MENU1

LOKASI MENU1


LOKASI MENU2

LOKASI MENU2.


LOKASI MENU3

LOKASI MENU3.


Iklan

Iklan